Sebenernya gw ga mau bikin review untuk film ini but a friend asked me to. So, maaf kalau ga sesuai dengan pendapat orang2 lainnya karena bagaimanapun review ini dibikin atas my own personal opinion….oke, here we go…
Kenapa gw pengen nonton film ini? Karena gw baca di status beberapa orang tentang betapa sulitnya dapet tiket untuk nonton film ini yang kemudian gw simpulkan betapa lakunya film ini yang biasanya berbanding lurus dengan kualitas cerita atau promosinya. But ga banyak promo film ini di media cetak, movie trailer di media visual, iklan di media audio atau review di majalah2, so gw simpulkan promonya ini mulut ke mulut. Gw lebih percaya promosi mulut ke mulut dibanding penghargaan, look at the movie Ekskul yang bikin citra FFI jadi merosot tajam gara2 menobatkan film itu jadi the best movie tahun 2006 (dan kemudian dicabut lagi tapi tetap tidak memulihkan kredibilitas FFI).
I’m not a big fan of Sir Arthur Conan Doyle, sang pencipta tokoh Sherlock Holmes dan Dr Watson. I’m more into Agatha Christie with her Hercule Poirot dan kapten Hastings. Holmes sedikit berantakan dan terlalu banyak detail (cape jadinya).
Kesan pertamanya adalah quite fun dengan humor2 ringan tapi cerdas (all american style), scientific dengan banyak penggunaan istilah kimia dan detail (it’s so Doyle), a bit dark, nice fights.
Kesan keduanya adalah membosankan and too much of everything.
Robert Downey Jr masih ciamik (meski gw masih terngiang2 dengan penampilan tanpa kesannya di Iron Man), Jude Law sangat apik dan extremely cool (ga heran sih, he’s so into character, watch Alfie and you’ll know what I mean-if you don’t then don’t read this review any further), Rachel McAdams is so so but Goldstone is perfect…!!! Who is Goldstone? Makanya nonton (or at least read the book). Read more
Banyak kata-kata miring dengan tingkat kemiringan sekitar berapa derajat yah,! pokoknya miring banget dah tentang rokok yang memiliki segudang dampak buruk, tetapi tulisan ini akan mengubah sedikit pandangan Anda terhadap mahluk yang bernama RoKOK. Berikut 20 keuntungan MerokoK:
Dibawah ini adalah beberapa keuntungannya :
1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok… tapi mungkin aja habis membunuh baru merokok ataupun sebelum membunuh merokok dulu
3. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok. Read more
Sebagian orang mendapatkan kesenangan dengan mendiskreditkan orang Lain….. bukan suatu haL yang muLia apabiLa kita menaikkan derajat dengan menjatuhkan derajat orang lain…… bukan haL yang patut diteLadani juga apabiLa kita menyebut2 keLebihan kita apaLagi dengan menunjukkan kekurangan orang Lain….. bukan suatu haL yang pantas juga apabiLa kita menghitung2 kebaikan yang teLah kita Lakukan dan membandingkan dengan apa yang sudah atau tidak dilakukan orang Lain…..
Bukankan sebaiknya tangan kanan memberi dan tangan kiri sembunyi?????? bukannya sifat rendah hati Lebih indah dari riya???? bukankah sombong itu dihindari??????
Namun seringkaLi senyum itu diartikan sebagai Lampu hijau untuk dapat terus ditekan…… seringkaLi kesabaran itu dihantui oLeh keinginan untuk membuktikan diri…… seringkaLi diam itu dianggap Lemah…… seringkaLi teguran peLan justru menimbuLkan reaksi yang cenderung defensif……
Keinginan untuk tidak mencampuri kehidupan orang Lain berakibat kehidupan kita dicampuri……. keinginan untuk tidak menyakiti membuat kita dianggap Layak untuk disakiti……….. keinginan untuk tidak mencubit menyebabkan orang Lain LeLuasa mencubit…… ketika teLunjuk mengarah pada kita dan kita menoLak untuk menunjuk orang Lain…… Read more
Air wudhu masih membasahi paras dan ubun-ubun, semripit angin pagi menyentuh lembut rambut mewujudkan damai merasuk memeluk hati. Sesaat kupejamkan mata dan menikmati belaian angin pagi kubiarkan diriku larut duduk dikursi terbalut kabut yang kian menipis tersapu mentari yang menelusup diantara dahan rerantingan pohon mangga.
Cicit itu terdengar riuh diantara rimbun pohon mangga. Terdengar kokok ayam jago yang tak henti-hentinya meneriakan kejantanannya. Langit mulai membiru dari lembayung yang kian memudar begitu biru dan cakrawala itu tanpa noda. Aku pun berdiri meragangkan badan meliuk kekanan dan kekiri kubenahi sarung ini yang telah melorot. Sesaat aku menguap pertanda kurangnya oksigen di tubuh ini yang mengajak mata untuk tidur dipagi hari. Harus ku urungkan niat untuk lebih memanjakan diri dalam sejuknya pagi menuju pembaringan.
Iseng-iseng gooling di google, dengan key word gidangelo. Gidangelo adalah desa masa kecil bermain, sekolah dasar dengan teman-teman jadul yang jujur. Gidangelo adalah desa terkecil diantara desa-desa lain di kecamatan Welahan. Mayoritas pencaharian warga desa adalah petani dan para ibu membantu mencari penghasilan dengan membuat kerajinan kreneng. Pada musim panas warga gidangelo tak mampu mengandalkan penghasilan ekonomi dari pertanian karena sawah dan kebun yang mereka miliki kekeringan tanpa ada irigrasi yang berarti. Untuk mencukupi kebutuhan ekonomi warga desa beralih profesi sebagai penghasil batu bata. Keahliah masyarakat gidangelo dalam mengolah tanah menjadi batu bata didapat secara turun temurun.
Sekarang Desa Gidangelo memiliki banyak perubahan. Pembangunan yang dilakukan mampu memajukan desa sekaligus merusak lingkungan. Desa yang hijau lambat laun berubah menjadi panas karena pembukaan lahan untuk produksi batu bata memerlukan areal yang luas. Begitu pula dengan panas dan asap yang diakibatkan dari pembakaran batu bata yang merusak lingkungan sekitar.
Pamong desa tidak memiliki kuasa untuk melarang warganya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dengan bekerja sebagai penghasil batu bata karena memang tidak ada pilihan lain. Namun para pemuda desa Gidangelo memilki pemikiran yang berbeda dengan bekerja di bidang lain. Mayoritas pemuda desa Gidangelo pernah bekerja sebagai buruh atau menjadi bos dalam industri rumah pembuat Roti. Tidak sedikit pula generasi muda Gidangelo yang merantau keluar daerah, antar pulau, bahkan menjadi TKI.
Semoga desa gidangelo dapat menjadi desa yang maju dan bersanding dengan Alam. Terimakasih kepada pemilik blog http://gidangelo.blogspot.com/ yang telah memberi inspirasi untuk menulis artikel ini.
Benarkah hidup itu sulit. Apa itu hidup dan apa itu sulit. Sulit adalah bagi mereka yang begitu sukar untuk menghidupi diri dan meraih kebahagian. Hidup adalah begitu luas pengertiannya. Yang saya lakukan saat ini adalah hidup. Teringat akan amanat dan nasehat dari Emak tercinta, Bahwa Hidup harus Prihatin. Prihatin adalah mengerti dengan segala keadaan dan kebutuhan hidup yang membawa diri untuk bersikap arif dan bijak dalam menyikapi keadaan. Begitu pula dengan masa sulit yang dialami oleh banyak orang. Sepatutnya kita prihatin dengan keaadaan diri dan sekitar. Mampu merasakan beban orang lain sebagai refleksi diri agar bisa lebih hati-hati dalam memperlakukan diri lebih baik. Read more
Jam tiga pagi musti bangun emak mau kepasar. Jarak rumah menuju kepasar memang tak seberapa jauh. Tetapi terlalu sepi untuk dilalui seorang diri. Dengan kantuk mengelayuti kelopak mata aku bangun melangkah sempoyongan menuju keran air diluar rumah. Kubasuh muka dengan air pagi yang membekukan tangan dan wajah ini. Mulai terang tak sebenderang biasa mata ini memandang, dalam remang kucari kunci motor diantara di atas televisi. Ini dia kunci motor, kembali keluar rumah melihat Ibu yang telah duduk menantiku sedari tadi. Pintu telah terbuka tinggal mengeluarkan motor. Seperti biasa aku harus menuntun motor agak jauh dari rumah, untuk menghindari suara noise mengganggu mereka tetanggaku yang masih tak terasa menikmati tidur diantara dingin dan gelap. Sudah tiba ditempat biasa ku starter motor, tak perlu kupanasi motor nan oli mengalir dengan leluasa karena Ibu sudah terlambat. Kami mulai berjalan menuju tikungan pertama yang sepi tak senyawa kulihat dijalan ini. Tikungan kedua terhampiri hanya seorang bapak yang menggendong sayuran dari tikungan yang lain meninggalkan pertigaan itu. Jauh disana terlihat terang dalam keramain, itu adalah pasar dimana Ibuku berdagang. Semakin mendekat kuturunkan kecepatan sedikit kuhentak pedal rem memperlamabat lajuku. Aku harus meliuk-liuk menghindari hiruk-pikuk lalu-lalang pedagang dan pembeli menuju pemberhentian terakhir. Sampai sudah tujuan yang begitu dekat. Aku kembali pulang kerumah untuk melanjutkan kantuk menuju ruang mimpi yang takkan pernah kusadari. OOaahhhh aku masih ngantuk . . .
Beberapa hari yang lalu menjelang dan setelah lebaran saya menghabiskan waktu di kampung Jepara dalam rangka mudik lebaran. Seperti biasa kesempatan libur lebaran ini saya menyempatkan satu hari untuk berkunjung ke teman lama yang ada di desa kriyan. Adalah sebuah desa yang mengalami perubahan pesat karena masyarakatnya yang sangat pintar dalam mengikuti era.
Bisa dilihat dari mata pencaharian penduduk setempat yang sangat pandai menghasilkan barang-barang kerajinan utamanya kerajinan dari besi putih dan monel. Begitu pula dengan teman Agus Saputera seorang teman yang berdomisili di Kriyan. Sekarang dia menjadi pengrajin berbahan dasar besi putih yang diolah menjadi gelang, liontin, cicncin, kalung dan manikmanik lucu lainnya. Dengan kepiawainnya dalam mengolah besi putih Agus Saputera mampu menghidupi keluarganya.
Hasil kerajinan tangan dari besi puih cukup diminati oleh masyarakat, karena bentuknya mengkilap, tahan karat, dan awet, sertu rupa yang aneka seperti kalung, cincin, gelang, liontin, manik-manik menjadi pilihan sebagai penambah aksesoris bagi pemakainya. Uniknya lagi customer dapat memesan sesuai dengan desain yang di kehendaki hal ini menjadikan kerajinan tangan ini menjadi lebih special, hanya dengan merogoh uang sekitar 30 ribu – 40 ribu perhiasan sudah dampat dimiliki. http://pernik-pernik.co.cc adalah salah satu webblog yang mengulas tentang kerajina tangan besi putih ini.
Penasaran dengan hasil karya asli ini kunjungi http://pernik-pernik.co.cc
Recent Comments